Arsip

Arsip untuk Februari, 2012

29.02.2012

BERITA PERTAHANAN

GAGAL MENJALANI UJI COBA TERBANG, SU-30 KEMBALI JATUH

Skyblunews-Russia – sebuah jet tempur Su-30 buatan Sukhoi OKB Russia yang sedang menjalani uji coba terbang kembali jatuh di sekitar fasilitas penerbangan Komsomolsk-on-Amur di timur jauh Russia selasa kemarin pukul 1 siang waktu setempat. Kedua pilot penguji di sebut berhasil melontarkan diri dari pesawat dengan selamat namun salah satunya mengalami luka cukup serius setelah melontarkan diri dari kokpit. Jet-jet tempur Sukhoi-30 ini sedang menjalani uji coba terbang sebelum di eskpor ke pemerintah negara pemesannya. Di duga jet tempur Su-30 ini merupakan versi yang di pesan oleh AU India. (sumber: RT.com)

Su-30 (via google.com)

banner Ads

AU AS MEMBATALKAN KEMENANGAN EMBRAER

EMB-134/AT-29 Super Tucanos (via google)

Skyblunews, AS - Secara mendadak AU AS membatalkan kemenangan sebuah perusahaan pengadaan alutsista, Sierra Nevada Corp untuk menyuplai 20 pesawat latih ringan buatan Brazil AT-29 Super Tucano kepada AU AS. Pemicu pertamanya adalah produsen pesawat terbang Beechcraft yang menggugat AU AS ke pengedilan karena menilai adanya unsur tidak fair dalam penjatuhan pilihan pesawat latih dan menyebutnya sebagai unsur ketergesa-gesaan.

Hawker Beechraft merasa bahwa ini merupakan kemenangannya karena jet latih turbobrop AT-6 masih terbuka kembali untuk menjadi pilihan. Adalah Eksekutif Akuisisi Senior AU AS, David VAn Buren yang menyatakan kekecewaannya terhadap kualitas penilaian dokumentasi tender ini.  Untuk itu Jendral Donald J Hoffman dari Komando Pengadaan Alutsista akan melakukan investigasi menyeluruh atas pengadaan pesawat-pesawat latih ini dan menjanjikan laporan lengkap pada 12 Maret 2012.

Hawker Beechcraft menggugat AU AS yang memberikan kemenangan bagi Sierra Nevada Corp ke pengadlan pada tanggal 17 Desember 2011. AU AS menunda ataupun membatalkan kemenangan Sierra Nevada pada 4 Januari 2012 dan jadwal sidang lanjutan akan di lakukan pada 6 Maret 2012.

(sumber : flightinternational)

AU Bela Diri Jepang Memproduksi Rudal AMRAAM Sendiri

Rudal AAM-4B mirip dengan rudal Phoenix/Sparrow (via google)

Skyblunews, Jepang – Setelah AS mengangkat larangan bagi militer Jepang untuk memproduksi semua mesin perangnya sendiri di dalam negeri dan tidak mengizinkan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan asing, Jepang sekarang selain dapat memproduksi bagian kecil dari peralatan tempurnya sendiri mengekspornya keluar negeri sebelum membelinya kembali sehingga biaya produksi menjadi lebih murah. AS dan Uni Eropa mengangkat larangan tersebut setelah Jepang berminat membeli jet tempur siluman generasi ke-5 F-35 JSF pada Desember silam.

Sekarang AU Beladiri Jepang berniat untuk memproduksi rudal udara-udara jarak menengahnya sendiri dengan tambahan fitur tersendiri. Au Jepang memang telah berhasil membeli rudal AMRAAM AIM-120 dari Raytheon, AS senilai US$ 468 juta. Namun AU Jepang tetap menginginkan rudal berkemampuan sama produksi dalam negeri yang di beri kode AIM – 4B dari Mitsubhish untuk jet tempur F-2. Semua fitur rudal adalah sama kecuali adanya perubahan sistem penjejak rudal yang akan di pasang dengan radar jenis AESA(Active Electronic Scanned Array) yang biasanya di pasang pada pesawat terbang untuk meningkatkan kualitas pelacakan dan akurasi menembak.

Departmen Kementerian Pertahanan Jepang beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa rudal baru ini akan memiliki jarak jangkau 40 % lebih jauh sehingga menyamai jarak jangkauan AIM-120B + buatan Raytheon. Selain itu departemen pertahanan AU beladiri JEpang menyebutkan rudal dengan radar AESA memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menangani sasaran “bersilangan” yang memancarkan frekuensi yang sama dengan pasukan darat. Sehingga tingkat kegagalan menghantam sasaran mendekati 0%. Pilot-pilot tempur F-2 yang menembak sasaran yang terbang tinggi di udara dan dengan cepat dapat kemali terbang rendah pada formasi tempur Lo-Hi-Lo.

Lalu biayanya? departemen pertahanan Jepang telah menyiapkan masing-masing : 340 juta Yen untuk menmperbaharui 16 unit sistem pengendali tembak F-2 terhitung sejak tahun fiskal 2012 dan 40 jet tempur F-2 akan mendapatkan perbaharuan sistem penjejak radar baru bernilai 260 juta Yen per pesawat. AU bela diri Jepang akan membentuk 3 skuadron tempur untuk menampung jet-jet tempur F-2 ini.

Sudah berapa lama rudal jenis ini beroperasi? rudal-rudal jenis AAM-4 buatan Mitsubhishi ini telah beroperasi sejak tahun 2007 dan di gotong oleh jet-jet tempur pertahanan beladiri Jepang, F-15 J. Rudal berdiameter 200 mm atau 8 inchi ini jah lebih besar ketimbang AIM-120 buatan Raytheon. Ukurannya sama dengan rudal lama jenis AIM-7 Sparrow. Setiap jet tempur modifikasi F-2 nantinya akan sanggup membawa 4 rudal udara-udara AAM-4 di bawah sayap maupun badannya. F-2 AU bela diri Jepang modifikasi akan di pasang dengan radar jenis AESA berkode J/APG-2 menggantikan radar AESA jenis lama J/APG-1. Kelebihannya adanya pemisahan transmisi data link dari pesawat ke rudal yang di pasang radar AESA. Selain itu dengan pemisahan tranmisi data link pada J/APG-2 memungkinkan jet tempur F-2 nantinya bisa menggotong berbagai jenis rudal, menurut departemen pertahanan bela diri Jepang.

Selain itu di duga bahwa radar J/APG-2 ini akan menyamai kinerja radar APG-79 terbaru yang di gotong pada hidung jet tempur Boeing F/A-18 E/F Superhornet. J/APG-1 juga tidak memiliki sistem pendingin radar yang membuat kinerjanya sedikit buruk dalam menangani peluncuran rudal AAM-4B. Radar ini memancarkan sinyal pada frekuensi pita X.

(sumber: aviation week)

BISNIS KORPORASI

Dassault Perancis Mengumumkan Penutupan Penjualan Tahun 2011 Rontok

Skyblunews, Dassault - Harga saham perusahaan manufaktur pesawat terbang milik negara Perancis di bursa sempat jatuh beberapa persen setelah perusahaan ini mengumumkan penjualan selama tahun 2011 mengalami penurunan hingga 21 % di bandingkan tahun 2010. Dassault menyebutkan bahwa besarnya pernurunan ini sesuai dengan yang di prediksikan. Penjualan selama tahun 2011 tercatat 3,3 milliar Euros di bandingkan dengan tahun 2010 tercatat 4,18 milliar Euros.

Namun jatuhnya penjualan secara signifikan ini telah di prediksikan oleh perusahaan itu sendiri dengan pencatatan Kuartal II : (43%) ; Kuartal III: (18%) dan Kuartal IV :( 4%).

Namun dengan keberhasilan Dassault di India setelah memperoleh kontrak senilai US$ 12 millyar untuk pengadaan 126 jet tempur Rafale pada akhir januari lalu, saham Dassault naik drastis sebesar 20% dalam sehari. Dassault di sebut baru akan mengumumkan total penjualannya selama tahun 2011 pada 22 Meret nanti. Untuk sementara saham Dassault ada kemungkinan bergerak stagnan di mana para investor akan menunggu pengumuman penting ini.

(sumber Defence Talk)

24.02.2012

BISNIS AVIASI SIPIL & PERTAHANAN

RANGKUMAN SINGAPORE AIRSHOW 2012

Singapore Air Show 2012 Aermachi Alenia M-346

Skyblunews, Singapore - acara pameran pertunjukkan udara Singapura tahun ini benar-benar cukup menguntungkan dengan total transaksi mencapai USD 31 milliar. Acara sendiri di gelar bertepatan dengan hari kasih sayang(valentine) yakni tanggal 14 sampai dan berakhir pada 19 Februari ini.

Siapa pelanggan terbesar acara pertunjukkan udara kali ini? adalah maskapai penerbangan berbiaya murah Indonesia, Lion Air dengan total pesanan mencapai US$ 24 milliar. Belum lagi di masukkan belanja pesawat transport militer oleh TNI AU sebanyak 9 unit pesawat turbobrop C-295 senilah US$ 325 juta.

Berikut rincian belanja Lion Air:

  • Boeing Mendapatkan kontrak penjualan sebanyak 201 unit B  737 MAX
  • Boeing mendapatkan kontrak penjualan Tambahan 20 unit B737-900 ER
  • Boeing mendapatkan kontrak penjualan senilai US$ 23 millyar
  • Hawker Beechcraft International mendapatkan kontrak penjualan sebanyak 4 unit Hawker-900XP
  • Hawker mendapatkan kontrak penjualan senilai US$ 60 juta
  • ATR mendapatkan kontrak penjualan 20 unit pesawat bermesin Turboprop ATR 72 seri 500
  • ATR mendapatkan kontrak penjualan 40 pesawat bermesin turbobrop ATR 72 seri 600
  • ATR mendapatkan nilai kontrak penjualan senilai US$ 1,2 millyar.
  • Total belanja Lion Air senilai US$ 24 millyar ++.
  • Pembayaran : Pinjaman jangka panjang dari US Exim bank(60%) dan sisa 40 % di tanggung oleh BNP Paribas(Kanada) dan BVB(Perancis)

Sementara itu AU Indonesia menyatakan berminat untuk belanja 150 hingga 160 unit pesawat tempur untuk mengisi kekosongan pada 12 skuadron udara yang masih menggunakan alutsista yang hampir habis masa pakainya.

Berikut adalah daftar pesawat yang di butuhkan dan di inginkan oleh TNI AU baik yang sudah dalam proses pembelian, pengembangan maupun sedang dalam pengkajian. :

  • 4 lagi jet tempur Sukhoi 30
  • 24 unit jet tempur F-16 block 52 dengan 4 F-16 Blok 25 dan 2 F-16 Blok 15 sebagai cadangan
  • 16 pesawat latih bermesin turbobrop EMB-134 Super Tucano(pengganti OV-10)
  • 16 pesawat latih bermesin jet T-50 Golden Eagle
  • lebih dari 80 unit jet tempur generasi 4,5 dalam pengembangan bersama dengan KAI
  • Pesawat-pesawat pengintai dan peringatan dini yang sesuai dengan jaman.

Mau lebih banyak artikel mengenai singapore air show 2012, klik di sini

(sumber: Aviation Week dan MetroTV)

India Memesan Mi-17

India Mi-17 V5

Skyblunews, India – Setelah India memenangkan lebih dari 200 jet tempur MMRCA kepada Dassault Rafale dari Perancis, India kembali membelanjakan uangnya untuk membeli 17 unit Mi-17 V5.   India telah memesan henis heli yang sama dari Russia berjumlah 80 unit sebelumnya. Belanja tersebut bernilai total US$ 1,3 millyar. Mi-17V5 ini mampu mengangkut 36 penumpang ataupun 4 ton kargo. India membeli helikopter multiguna ini untuk AU India, perbatasan dan kementerian dalam negeri dengan rincian jumlah 59 (AUIndia), 6(pos perbatasan) dan 12(kementerian dalam negeri).

(sumber:defencetalk)

13.02.2012

BERITA PERTAHANAN

Lufftwafe Tetap Mempertahankan Armada Tornado Sampai 2025

Skyblu, German - AU Jerman Lufftwafe menyatakan akan tetap mempertahankan pengoperasian jet tempur sayap lipat Tornado F3 sampai dengan tahun 2025. Untuk memperpanjang usia armada jet tempur ini, AU Jerman melakukan pembaharuan. Tidak seperti AU Inggris, RAF secara bertahap mempensiunkan jet tempur ini sejak operasi udara di Libya. Jet tempur ini terbukti sangat menguntungkan ketika di operasikan bersama dengan jet tempur generasi 4, EF-2000 di ruang udara Libya.

Lufftawafe memilih Cassidian untuk melakukan pembaharuan sistem elektronik, pengacau radar, layar HUD berwarna baru, MIDS(Link 16 – standar NATO), perekam video dan audio digital selama dalam penerbangan(pemantau), sistem dual fungsi penuntun bom JDAM(laser maupun GPS). Cassidian menamakan pencangkokan sistem baru ini dengan perangkat lunak ASSTA versi 3.0 ke atas. Rencananya jet-jet tempur Tornado yang telah di perbaharui ini akan di kirim ke AU Jerman pada pertengahan Juni ini.  Dengan adanya pembaharuan sistem elektronik ini maka di harapkan operasional jet tempur ini bisa di perpanjang hingga tahun 2025.

Cassidian adalah perusahaan yang bertanggung jawab dalam mengembangkan bagian tengah badan jet tempur Tornado selama awal proyek Trinasional yakni Panavia (GmBH), Alenia (Italia) dan BAE (Inggris).  Sayangnya untuk saat ini tidak di sebutkan berapa besar nilai pembaharuan yang di bayarkan angkatan bersenjata Jerman kepada Cassidian.

Contoh Jet Tempur Panavia Tornado

 

Categories: nachritten

12.02.2012

SINGAPORE AIRSHOW 2012 (SAS 2012)

Skyblunews, Singapura – Sudah 2 tahun berlalu sejak acara pertunjukkan udara kedirgantaraan Singapura berlangsung pada tahun 2010 silam pada bulan yang sama. Tahun ini acara pertunjukkan udara Singapura akan di mulai kembali pada hari selasa tanggal 14 sampai dengan hari minggu 19 Februari dengan lebih banyak peserta pameran.

Untuk lebih lengkapnya bisa di baca di sini. Berikut akan kusajikan persiapan-persiapan menjelang Airshow 2012 yang persiapannya di mulai sejak seminggu lalu.

Jet Tempur tim Aerobatik Smokey Bandit MiG-29N TUDM

Formasi tim Aerobatik Smokey Bandits TUDM MiG-29N Fulcrum

Dreamliner parkir di paviliun luar SAS 2012

Boeing 787 Dreamliner mendarat di Changi Airport dalam rangka ikut bagian dalam pameran SAS 2012

Jet Tempur F-15 SG siap melayani pengunjung yang ingin berfoto-foto di dalam kokpitnya

Pesawat Pengintai Maritim RSAF G550

RSAF S-70B Seahawk

Latihan formasi terbang RSAF F-16C/D dengan F-15 SG

Jet Tempur RSAF F-15 SG

(photo: aviationweek.com blog)

Hanya sayangnya saja penampilan jet tempur siluman utama AS F-22 Raptor di batalkan. Begitu juga dengan absennya Airbus A-380 di lapangan terbuka juga tiada terlihat nantinya. Namun pameran kali ini akan lebih banyak terlihat pesawat-pesawat terbang anti elektronik terparkir di tengah lapangan.

Di bawah ini saya sajikan hasil rekaman Singapore Airshow 2010

http://blip.tv/master2008/my-first-news-3798978

09.02.2012

BISNIS PERTAHANAN

LOCKHEED MARTIN TIDAK BISA MEMENUHI SPESIFIKASI KORSEL

 

Skyblunews, Korsel - Lockheed Martin merasa skeptik untuk bisa memenuhi pesanan AU Korsel khususnya untuk jet tempur F-35 JSF. Korsel berdasarkan dokumen pengajuan proposal mengisyaratkan 2 hal yang paling penting dalam jet tempur generasi kelimanya yaitu kecepatan minimal Mach 1,6+ dan mampu membawa muatan eksternal. F-35 JSF memiliki kecepatan di bawah Mach 1,5 membuat jet tempur ini cocok untuk mengemban misi udara ke darat ketimbang multi peran.

 

Jet Tempur Generasi 5 AS F-35 JSF (Via wikipedia)

AB Korsel sedang mengadakan tender pemilihan pesawat tempur generasi 4,5+ ke atas melalui proyek FX-III senilai US$ 7,26 Miliar untuk 60 jet tempur. Kandidat yang ikut dalam tender ini antara lain: Boeing F-15 SE(Silent Eagle), EF-2000 Typhoon dan JSF F-35 yang akan di mulai bulan Juni hingga September tahun ini. Pemenang tender di jadwalkan akan di umumkan bulan Oktober 2012.

Apakah Lockheed Martin akan berhasil melakukan mukzizat dengan merombak seluruh F-35 sesuai dengan yang ada di dalam proposal?

INDIA MENDORONG BRAZIL MEMILIH RAFALE

 

India mendorong Brazil Membeli Jet Tempur Rafale (via wikipedia)

Skyblunews, IndiaIndia dan Perancis memiliki hubungan kenegaraan yang rumit. Setelah India memilih jet tempur Rafale pada akhir Januari lalu, sekarang India secara tidak langsung mendorong dan merekomendasikan Brazil untuk memilih jet tempur Rafale dalam proyek pengadaan jet tempur masa depannya.  Bukan Hanya Itu, India juga akan membagikan outline berikut perhitungannya alasan kenapa jet tempur Dassault Rafale memiliki skema biaya yang jauh lebih kompetitif bersama dengan AB Brazil.

 

Brazil sejauh ini masih dalam kesulitan dalam menjatuhkan pilihan dalam tender pengadaan 36 unit pesawat tempur untuk AB Brazil. Hal ini di tenggarai dengan munculnya sebuah berita tidak sedap menjelang akhir tender beberapa tahun lalu.Berita yang di sertai dengan bukti-bukti tersebut tidak tanggung-tanggung melibatkan PM Brazil yang menjabat saat itu dengan perusahaan Dassault dari Perancis agar Brazil menggolkan Rafale. Protes muncul baik dari dalam negeri maupun dari para peserta tender. Pasalnya harga yang di tawarkan untuk per unit jet tempur Rafale jauh lebih mahal di bandingkan dengan para peserta. Berita-berita yang di tulis oleh media massa yang di sertai dengan bukti-bukti membuat publisitas merasa di bohongi. Mudahnya saja, media cetak di sertai kritikan dari para pesaing PM Brazil saat itu membuat kemenangan Rafale terpaksa di batalkan.

 

Akibat dari pembatalan pemenang tender, akhirnya proses tender di tangguhkan untuk waktu yang tidak terbatas. Brazil membuka peluang baru dalam jumlah unit jet tempur yang di butuhkan meningkat dari 36 menjadi 120 unit dengan total anggaran yang di sediakan US$ 2,2 milyar.

 

Sebagai rasa terima kasih dari Brazil kepada India atas kesediaannya membagi sistem perhitungan biaya ini, Brazil menyerahkan katalog perlengkapan peralatan perang Standar NATO kepada India. Brazil sendiri menegaskan pembagian informasi ini tidak akan mempengaruhi negaranya dalam membuat keputusan membeli peralatan tempur.

Well, selamat sepertinya India bisa menjadi duta jet tempur Dassault Rafale di masa depan jika berhasil mempengaruhi Brazil dalam keputusannya. Pertanyaannya sekarang apakah Dassault mau ataukah India tertarik untuk menjadi duta?

 

Lockheed Mengirimkan Pesanan Terakhir Pakistan

Jet Tempur Terbaru PAkistan F-16 C/D Blok 52(via defence.pk)

Skyblunews, Pakistan – Lockheed Martin mengirimkan 3 unit F-16 dari 2 model yang berbeda kepada AU Pakistan Rabu ini. Jet tempur itu terdiri atas 1 F-16 D Blok 52 dan 2 F-16 Blok 15 mid life update(MLU). Jet-jet tempur ini mendarat di pangkalan AU PAF Shahbaz. Pakistan membeli total 18 unit F-16D Blok 52 dari Lockheed Martin. Jet Termpur F-16 C/D Blok 52 ini mengusung teknologi termuktahir yang di lengkapi dengna perlengkapan avionik state-of-art dan persenjataan berpresisi tinggi dengan kemampuan serang dalam kegelapan malam. Jet tempur yang semodel juga  sedang dalam pesanan AU TNI.

 

 

Kazan Akan Menerima Pesanan Pembaharuan Tu-160 dari AU Russia

 

Skema Diagram Tu-160 Blackjack Russia

Skyblunews, Russia – Kazan Aircraft Production di tenggarai akan menerima kontrak milyaran dollar untuk memperbaharui sejumlah pembom strategis AU Russia, Tu-160 Blackjack. Tidak Tanggung-tanggung Russia menyebutkan akan memperbaharui 10 unit pembom strategis bersayap tekuk geometris ini dari 16 unit yang berada dalam inventaris AB Russia. AB Russia berniat untuk menggenapi jumlah pembom strategis ini menjadi 30 unit hingga tahun 2020..

 

Pembom bersayap geometris ini akan mendapatkan kode baru yakni Tu-160M dengan pembaharuan pada sistem persenjataan, sistem elektronik dan avionik muktahir yang dapat meningkatkan efektivitas serangan di masa depan. AB Russia sendiri sedang menggodok pembom strategis generasi kelima namun masih belum rampung sampai sekarang.

 

Tu-160 Blackjack Di Bawah KAwalan Jet Tempur Sukhoi (via Google)

 

Russia juga menyebutkan akan memperbaharui pembom strategis lainnya yang masih berdinas yakni 30 unit Tu-22M3 Backfire-C  dan sebuah unit Tu-22M3M hingga tahun 2020.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.